Jumat, 25 Oktober 2013 | By: Alifff

Perusahaan Yang Pernah Berbuat Salah



Salah satu perusahaan yang pernah berbuat salah yaitu Pepsico atau yang biasa dikenal dengan Pepsi. Misi PepsiCo adalah menjadi perusahaan produk konsumen terkemuka di dunia dengan fokus pada makanan dan minuman sehari-hari. PepsiCo berkeyakinan bahwa perdagangan internasional memperkuat stabilitas dan perdamaian dengan mendorong pertumbuhan ekonomi, peluang dan pehamanan bersama. Sebagai perusahaan global, mereka memiliki tanggung jawab untuk bertindak sesuai dengan kepentingan yang sah dari negara-negara tempat mereka berbisnis.
Perusahaan akan mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku pada negara-negara tempat mereka berada. Tujuannya adalah menjadi warga perusahaan yang baik di mana pun mereka beroperasi. Namun siapa sangka bahwa Pepsi juga pernah mengalami kesalahan dan gagal. Semuanya berawal di tahun 1992 ketika Pepsi tengah bersaing ketat dengan Coca Cola.
Kesalahan yang dilakukan Pepsi
1.     Pepsi berpegang pada prinsip bahwa konsumen menginginkan rasa soda yang jernih. Akhirnya Pepsi mengeluarkan varian baru yang diberi nama “Crystal Pepsi”. Namun sayangnya produk ini tidak laku.
2.     Pada tahun 1994, Pepsi kembali mengeluarkan produk yang sama, namun dengan sedikit pembenahan di sana sini. Produk baru ini kemudian dihadirkan dengan nama “Crystal”. Sayangnya produk ini kembali gagal di pasaran.

Lalu, perusahaan berusaha memperbaiki kesalahannya dengan cara:
1.     Diketahui bahwa ‘kemasan’ adalah keyfactor yang selama ini hilang dari Pepsi. Apa yang membuat Coca Cola lebih unggul salah satunya adalah dari sisi pemilihan warna. Cola memiliki ciri khas berwarna kecoklatan, yang mana cocok jika dikombinasikan dengan warna merah, sedangkan pepsi tidak. Kemudian pepsi mengubah warna produknya menjadi merah dan biru sampai saat ini.
Dampak dan tindakan perbaikan untuk perusahaan dan masyarakat:
1.      Perusahaan dapat Menghindari praktik yang tidak adil atau menipu dan selalu menyajikan berbagai layanan dan produk kita dengan cara yang jujur dan berterus terang.
2.      Memperlakukan semua pelanggan dan pemasok dengan jujur, adil, dan objektif.
3.      Memilih pemasok berdasarkan kepantasan, dan menjelaskan pada semua pemasok bahwa kita mengharapkan mereka bersaing dengan adil dan penuh semangat untuk bisnis mereka.
4.      Bersaing penuh semangat dan dengan integritas.
5.      Tidak sekali-kali berkomentar atas produk pesaing tanpa dasar yang baik untuk pernyataan tersebut.
6.      Mematuhi semua hukum persaingan, termasuk yang melarang perjanjian atau kesepakatan dengan pesaing untuk menetapkan harga atau ketentuan penjualan lainnya, mengatur lelang atau membagi wilayah penjualan, pelanggan atau jenis produk. Jenis-jenis kesepakatan dengan pesaing tersebut umumnya ilegal di Amerika Serikat dan di banyak negara tempat kita

2-pepsi-co

Sumber:
http://mediabisnisonline.com/belajar-dari-kegagalan-4-perusahaan-besar/

0 komentar:

Posting Komentar