Kamis, 28 November 2013 | By: Alifff

Peranan dan Manfaat Etika Bisnis dibidang Pemasaran, Keuangan, dan Teknologi Dalam Mengahadapi Era Globalisasi


Pengertian Etika Berdasarkan Bahasa

Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan(studi penggunaan nilai-nilai etika).
Etika bisnis memiliki padanan kata yang bervariasi, yaitu (Bertens, 2000):
1.      Bahasa Belanda bedrijfsethiek (etika perusahaan).
2.      Bahasa Jerman Unternehmensethik (etika usaha).
3.      Bahasa Inggris corporate ethics (etika korporasi).

A.    Konsep Etika dalam Pemasaran
3 konsep etika dalam pemasaran menurut John R. Boatright adalah :
1.      Fairness (Justice)Fairness menjadi pusat perhatian karena menjadi kebutuhan yang paling dasar daritransaksi pasar. Setiap pertukaran atau transaksi dianggap fair atau adil ketika satusama lain memberikan keuntungan (mutually beneficial) dan memberikaninformasi yang memadai. Namun, pemberian informasi dalam transaksi ini masih diragukan. Hal inidisebabkan karena penjual tidak memiliki kewajiban untuk menyediakan semua informasi yang relevan kepada pembeli/pelanggan, dan pembeli memiliki suatukewajiban untuk diinformasikan mengenai apa yang dibelinya.Pertanyaan mengenai siapa yang memiliki kewajiban menyangkut informasi initerbagi menjadi 2 doktrin tradisional dalam pemasaran, yaitu caveat emptor (biarkan pembeli berhati ± hati) dan caveat venditor (biarkan penjual berhati ± hati).

2.      FreedomFreedom berarti memberikan jangkauan pada pilihan konsumen. Freedom dapatdikatakan tidak ada apabila pemasar melakukan praktik manipulasi, danmengambil keuntungan dari populasi yang tidak berdaya seperti anak ± anak,orang ± orang miskin, dan kaum lansia.


3.      Well-beingSuatu pertimbangan untuk mengevaluasi dampak social dari produk dan juga periklanan, dan juga product safety.

B.     Norma & Etika Umum dalam bidang Pemasaran
v  Etika pemasaran dalam konsep produk 
o   Produk yang dibuat berguna dan dibutuhkan masyarakat.
o   Produk yang dibuat berpotensi ekonomi atau benefit 
o   Produk yang dibuat bernilai tambah tinggi
o   Produk yang dapat memuaskan masyarakat

v  Etika pemasaran dalam konteks harga
o   Harga diukur dengan kemampuan daya beli masyarakat.
o   Perusahaan mencari margin laba yang layak.
o   Harga dibebani cost produksi yang layak.

v  Etika pemasaran dalam konteks tempat/distribusi
o   Barang dijamin keamanan dan keutuhannya.
o   Konsumen mendapat pelayanan cepat dan tepat.

v  Etika pemasaran dalam konteks promosi
o   Sebagai sarana menyampaikan informasi yang benar dan obyektif.
o   Sabagai sarana untuk membangun image positif.
o   Tidak ada unsur memanipulasi atau memberdaya konsumen.
o   Selalu berpedoman pada prinsip2 kejujuran.
o   Tidak mengecewakan konsumen.

Ada tiga fakor yang mempengaruhi manajer pemasaran untuk melakukan tindakan tidak etis(Schermerhorn,1999), yaitu :
1. Manajer sebagai pribadi. Manajer sebagai pribadi ingin memaksimalkan  keuntungan bagi dirinya sendiri, faktor lain yang mendorong manajer melakukan perilaku tidak etis yaitu agama dan tingkat pendidikan
2.Organisasi. Adanya aturan tertulis serta kebijakan resmi dari top manajemen akanmempengaruhi tindakan etis para manajer, sehingga kadangkala mereka mengabaikan prinsip-prinsip pribadi mereka untuk kepentingan organisasi.
3.Lingkungan